Lorong Hidup

For many people, life is fun, go to the party, spend their a lot lot lot of money, do a crazy thing, etc. But for some people, they have to survive if they want still alive.

Buat gue, hidup itu adalah suatu lorong gelap yang harus di lewati karena kita gak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan. Tapi lorong gelap itu bisa jadi indah, kalau kita mau memberinya keindahan, bisa kita beri lampu, bunga, pohon, dan lain-lain. Lagipula, kenapa kita harus meraba-raba untuk melewati lorong gelap, kenapa kita tidak menggunakan senter, lilin, obor dan alat penerangan lainnya. Tuhan sudah memberi kita semua, kenapa kita tidak memanfaatkannya?
Saat gue mencapai usia 25 tahun, gue masih merasa hidup itu masih gampang, tapi setelah gue kehilangan ayah, is it life? Kenapa begitu sakit? Dulu, waktu masih sekolah, gue pikir, kehilangan atau putus dengan pacar adalah hal yang paling menyedihkan, tapi ternyata, ada hal yang lebih menyakitkan yaitu saat gue merasakan kehilangan ayah gue.
Saat gue mencapai usia 25 tahun, gue begitu santai, tidak pernah membuat planning dalam kehidupan gue kedepan, semua gue lewati walau kadang jalannya banyak yang berlobang, tapi gue bisa berhasil melalui, setidaknya menurut gue. Tapi setelah gue lihat banyaknya teman-teman gue yang menikah, gue baru mulai berpikir sekarang, semuanya harus direncanakan, walaupun semua keputusan ada di tangan Sang Penguasa Bumi.
Saat gue mencapai usia 25 tahun, gue begitu santainya melakukan sesuatu yang menyenangkan buat diri gue sendiri, sampai akhirnya gue melewati batas. Untung saja gue bertemu dengan orang yang mau mengembalikan gue ke jalan seharusnya, walau hanya dengan kasihnya, tanpa pernah memaksa. Gue berterimakasih karenanya.
Dari lorong yang pernah gue lewati, banyak yang bisa gue pelajari. Jangan pernah merasa kita susah karena pasti ada yang lebih susah dari kita. Jangan pernah merasa kamu sudah merasakan kesenangan sebelum kamu pernah merasakan kesakitan itu seperti apa. Saat ini, gue lebih bisa melihat hidup itu harus indah walaupun gelap, kita tidak harus melihatnya dengan mata, ada hati di dalam untuk kita bisa melihat suatu keindahan dalam hidup ini.
Advertisements